2015/06/16

Maaf ya Angel... Part 1

                                                               Maaf ya Angel Part 1
                                                                 By : Ilham Widjaya


       "Tidak....." teriak gadis remaja yang terbangun karena mimpi buruk, gadis itu melihat ke kanan ke kiri, dirinya yang masih di kamar, yang sempat membuat saudaranya terbangun.

"Kenapa kamu teriak teriak" tanya saudara perempuannya sambil menenangkan gadis remaja itu
"Aku tadi mimpi sedih" ucap gadis itu
"Memang mimpi apa ?" saudara perempuannya bertanya kembali pada gadis itu
"Aku pacaran sama laki laki yang populer di sekolah, terus endingnya cowok itu meninggal, aku juga tidak tahu cowok itu kenapa" ucap gadis
"Mungkin, kamu tanda tanda punya pacar sama dia" ucap saudara perempuan
"Mana mungkin, aku kan orangnya cupu gak kayak perempuan lain" ucap gadis itu tidak percaya diri
"Biarkan dia berkomentar pedas, kamu harus selalu positif thinking, ya sudah ayo tidur lagi sudah jam setengah 1" ucap saudara perempuannya melihat jam dinding

      Mereka berdua pun kembali tidur, tak terasa matahari sudah muncul, gadis remaja itu sudah memakai baju seragam yang sudah di setrika dengan skirt abu abu panjang yang dia pakai, tak lupa juga merapihkan rambutnya dan memakai kacamata. Perempuan itu mengambil tas dan keluar dari kamarnya. Perempuan itu pergi ke ruang makan yang hanya salim dan juga membawa bekal yang di bikin oleh ibunya. Perempuan itu berangkat dengan mengayuh sepedah.

    Burung burung terdengar sangat jelas, membuat perempuan itu merasa terhibur melihat keindahan pagi hari, terkadang kabut menghalangi jalan sepedah perempuan itu, tak terasa sudah sampai di sekolah, perempuan itu menempatkan sepedah di sebelah pos satpam dan memarkirkan sepedah itu.

   Perempuan itu turun dari sepedah sempat menyapa satpam dengan senyuman. Perempuan itu masuk ke dalam gedung sekolah, saat berjalan menuju ke dalam gedung sekolah, seorang perempuan berteriak "Angel". Angel pun menoleh ke belakang ternyata Della sahabat karibnya. Della pun mendekati Angel.

"Rajin banget Angel ! " sapa seru Della
"Iya dong, aku tidak suka terlambat" ucap Angel
"Angel, bantu aku ya mengerjakan pekerjaan rumah Fisika, aku belajar kemarin masih tidak mengerti cara mengerjakannya, kamu bisa tolong aku kan" ucap Della dengan wajah memohon
"Iya, memang kamu sudah sampai nomor berapa" Angel bertanya
"Nomor 1 sampai 5" ucap Della
"Belum selesai semua ?" Angel bertanya dengan ekspresi terkejut
"Hehehe.. iya belum semua" ucap Della
"Ya sudah ayo ke ruang kelas, aku ajarkan kamu" ucap Angel

     Mereka berdua pun masuk ke dalam ruang kelas, Della mengeluarkan buku catatan dan buku soal, Angel mengajarkan pekerjaan rumah Fisika milik Della, di saat saat membantu Della, datang Geng The Chantiks yang terdiri dari Naomi (Leader), Rina dan Lina.

"Aduh, anak cupu membantu temannya" ucap Rina
"Oh ya, si Angel itu memang pintar untuk berfikir ?" Naomi bertanya kepada teman teman
"Tidak pintar" ejek Rina dan Lina dengan berbarengan
"Dia saja cupu, pakai kacamata, rambut poni hadeh, gak tahu style" ucap Naomi
"Eh lu, berani berani bully sahabat gue.." ucap Della dengan ekspresi marah
"Emang masalah gitu" ucap Naomi nada lantang
"Iya masalah, lu bikin harga diri dia jadi rendah, lihat diri lu apa lu sudah sempurna, halah gadis bertanduk dua" ucap Della dengan lantang
"Emang gue setan ha ?" ucap Naomi nada lantang dengan ekspresi marah
"Udah Della, aku nggak apa apa" ucap Angel
"Aku tidak terima sahabatku di ejek" ucap Della
"Udah Del" ucap Angel menarik tangan Della membawa ke tempat asal duduknya
"Awas lu lihat saja" ucap Della mengancam
"Della, udah ah" ucap Angel
"Emang gue takut omongan lu" ucap Naomi
"Udah tidak usah dengarkan" bisik Angel

Naomi, Rina dan Lina duduk di tempatnya, Naomi yang sedang memeriksa di tas, melihat jadwal pelajaran dan juga melihat buku pelajaran, Naomi teringat dengan pekerjaan rumah Fisika yang gurunya terkenal  dengan killernya.

"Mampus gue, entar ada Fisika lagi" ucap Naomi di dalam hati
"Rina, Lina lu mengerjakan pekerjaan rumah Fisika nggak ?" Naomi bertanya sambil berbalik
"Belum,,," ucap Rina dan Lina
"Dia guru killer lagi, pelajaran pertama 3 jam sama dia" ucap Naomi
"Gimana dong ?" Rina dan Lina bertanya

   Tepat pukul 07.15 sudah datang Guru Fisika dengan membawa laptop karena sudah ke biasannya, ketua kelas pun hormat, memberi salam.

"Pekerjaan Rumah kemarin sekarang kumpulkan" ucap Pak Hidayat

   Semua tampak sedang maju ke depan mengumpulkan tugasnya yang terkecuali Geng The Chantiks yang hanya diam sok acuh hingga di perhatikan Pak Hidayat.

"Naomi.. Rina,, Lina kamu tidak mengerjakan soal dari bapak lagi" ucap Pak Hidayat dengan lantang
"Iya pak" ucap Naomi, Rina, Lina dengan bareng
"Kamu, bagaimana pintar mendapat nilai, sekarang kamu pilih berdiri di depan selama 3 jam sambil di perhatikan teman temanmu, apa kamu saya keluarkan di kelas" ucap Pak Hidayat
"Sebentar pak, saya masih lumayan tidak mengerjakan, Della tadi pagi  saja menyontek dari Angel, tahu sendirikan Angel itu gimana" ucap Naomi memanas manasi
"Apa itu benar Della ?" Pak Hidayat bertanya
"Bohong pak, dia fitnah saya tadi minta tolong sama Angel cara mengerjakan soal fisika saja, tidak mencontek, memang Angel mengeluarkan buku tetapi dia hanya melihat untuk mengingat rumus fisika yang untuk mengajariku" ucap Della
"Alah bohong" ucap Naomi
"Pak. Della tidak bohong, tadi saya lihat sendiri, tadi pagi tepat pukul 06.15 saya melihat Angel membantu Della" ucap Rifandi
"Emang lu ada tadi ?" Rina bertanya
"Setelah saya menaruh tas, saya keluar dari kelas untuk ke perpustakaan" ucap Rifandi
"Naomi.. Rina.. Lina tetap bapak hukum.." Teriak Pak Hidayat

   Geng The Chantiks pun memilih keluar dari kelas, Pak Hidayat pun membuka laptop memasang layar untuk di papan tulis sambil menerangkan pelajaran hampir 1 jam setengah, membuat siswa siswi mengerti, Pak Hidayat yang sedang mengoreksi semua buku, layar di papan tulis menayangkan film, siswa siswinya hanya bisa diam menonton film itu.

     Setelah pelajaran Pak Hidayat tepat pukul 09.15 bel istirahat berbunyi, Della keluar membeli jajanan, Angel mengeluarkan nasi kotak makan di tempat duduk yang dekat dengan lapangan bola basket dan lapangan sepak bola. Angel yang sedang makan sambil melihat anak laki laki sedang bermain bola basket, saat sedang makan tiba tiba bola basket mendekatinya, Angel dan tempat kotak makanan sempat menghindar, anak laki laki mengambil bola basket.

"Maaf ya, aku tidak sengaja" ucap Anak laki laki itu
"Gak apa apa" ucap Angel

  Anak laki laki itu pun kembali ke lapangan untuk bermain bola basket, Angel kembali meneruskan makan, tiba tiba geng The Chantiks mendatangi Angel.

"Aduh.. anak mamih lagi makan..." ucap Naomi menggoda Angel
"Seperti anak sekolah dasar, kotak nasi pink" ucap Rina

    Lina memegang tangan erat erat, Rina memegang air botol, Naomi memegang sendok dan kotak nasi. Naomi mengambil porsi makanan banyak di sendok memaksa masuk ke dalam mulut Angel. Namun Angel menolak

"Ayo.. anak mamih makan" ucap Naomi
"Aduh, anak mamih nakal tidak mau makan" ucap Naomi memasukan makanan dengan memaksa
"Huhk huhk.." Angel tersedak
"Rasain lu, makan tuh telan semua" ucap Rina

  Naomi mengambil kacamata Angel saat mau menjatuhkan kacamata Angel. Anak laki laki tadi mendekati Naomi mencegah menghancurkan kacamata.

"Naomi, sudah cukup" ucap Anak Laki Laki itu
"Aduh ada bebeb Kevin, ada apa kemari" ucap Naomi
"Lina lepaskan tangan Angel. Rina kembalikan air botol. Naomi kamu kembalikan kacamata Angel, kalau tidak aku laporkan Guru BK, karena perilaku kalian" ucap Kevin ketua osis
"Aduh, masa cewek cupu di bela" ucap Lina
"Satu.. Dua" ucap Kevin mengancam
"Iya iya" ucap Naomi

Naomi mengembalikan kacamata dan kotak nasi, Rina mengembalikan air botol, Lina melepaskan tangan Angel. Geng The Chantiks pergi meninggalkan Angel.

"Kamu tidak apa apakan Angel" ucap Kevin
"Aku tidak apa apa, kamu.. eh Kak Kevin tahu namaku ?" Angel bertanya
"Ya tahu, dari Della sama guru guru disini, kamu itu pintar" ucap Kevin
"Nggak terlalu pintar, hanya bisa mengerjakan soal guru" ucap Angel
"Kalau ada apa apa, lapor ke aku, selaku ketua osis aku harus melindungi teman yang tertindas, seperti perilaku The Chantiks tadi" ucap Kevin
"Iya, maaf jadi pemainan kakak terganggu tadi, apa kakak tidak meneruskan permainan bola basket lagi ?" Angel bertanya
"Aku istirahat dulu, di gantikan sama teman" ucap Kevin

        Mereka berdua pun saling mengobrol, hingga bel berbunyi menandakan pelajaran ke 2, Angel masuk ke dalam kelas mendengarkan sindiran dari teman teman cewek yang iri. Angel yang di dekati sama Kevin. Angel pun duduk di sebelah Della.

"Cie, dekat sama Kevin" ucap Della
"Kamu tadi istirahat nggak bareng aku" ucap Angel
"Aku tadi melihat kamu di bully, aku mau membelamu, Kevin sempat mengedip mata padaku, ya aku biarkan dia mendekati kamu dan membelamu" ucap Della
"Ih, kamu" ucap Angel
"Aku sama Kevin itu sepupu, jadi Kevin tahu tentang kamu dari aku" ucap Della keceplosan
"Kamu, memberitahu apa saja tentang aku, ih jahat Della" ucap Angel
"Maaf, tadi keceplosan dia yang mulai sih" ucap Della

   Terdengar suara handphone Angel menandakan sms, Angel pun melihat sms, sempat mematikan nada dering sms di handphone.

"Hai Angel !. Ini aku Kevin"

"Kok tahu nomor aku" ucap Angel
"Iya, kemarin pas acara keluarga, aku kasih tahu nomor teleponmu, dia yang minta" ucap Della

Tidak ada komentar:

Posting Komentar