I'm Sorry Angel Part 2
By : Ilham Widjaya
Bel sekolah telah berbunyi menandakan waktu untuk pulang, Angel yang lumayan rumit membawa buku paket pelajaran yang di pinjam dari perpustakaan di kembalikan ke perpustakaan, kurang lebih yang berjumlah 25-26 buku lumayan berat, saat membawa buku paket, Naomi memajukan kaki satunya di pintu, yang kebetulan Angel tidak bisa melihat jalan karena terhalang oleh buku paket, Angel jatuh dan buku buku yang di bawanya jatuh berserakan.
"Bawa buku saja tidak bejus" ucap Naomi
"Hahaha, anak cupu jatuh" ucap Rina dan Lina
"Capcus ya guys" ucap Naomi
Mereka meninggalkan Angel dengan buku berserakan, Angel hanya bisa sabar, Kevin yang melihat Angel mengambil buku berserakan. Kevin pun membantu Angel.
"Terima kasih ya Kevin" ucap Angel
"Sama sama pasti sama" ucap Kevin
"Udah, aku tidak apa apa apa" ucap Angel
"Makin lama makin keterlaluan" ucap Kevin
"Udah Kevin, aku hanya sabar saja, aku mau mengembalikan buku ini ke perpustakaan" ucap Angel
Angel dan Kevin pergi ke perpustakaan bersama sama untuk mengembalikan buku paket. Angel yang kebetulan di perpustakaan sambil mencari novel. Kevin menunggu di tempat duduk baca buku. Angel menemukan buku novel "Sheila" yang merupakan novel terjemahan dari inggris yang di tulis oleh psikolog menjadi Guru Sheila. Sheila yang mengalami gangguan jiwa.
"Ayo pulang" ucap Kevin
"Kevin, kamu menunggu aku ?" Angel bertanya
"Sengaja, ayo kita pulang" ucap Kevin
Angel pun menghadap kepala perpustakaan untuk meminjam Novel Sheila yang hanya seminggu di berikan oleh kepala perpustakaan. Setelah dari perpustakaan Kevin dan Angel berjalan sambil mengobrol sedikit sedikit, hingga sampai di tempat parkir. Angel mengambil sepedah.
"Kempes" ucap Angel
"Sepedamu kempes ?" Kevin bertanya
"Iya, roda sepedah di tusuk sama benda tajam, mungkin perlu di tambal" ucap Angel
"Sebentar" ucap Kevin pergi sesaat
Kevin pun mengambil sepedah yang dia pakai. Sepedah Kevin hanya di dorong tanpa di naiki. Kevin mengantarkan Angel ke tempat bengkel dekat sekolah sambil bercerita, hingga menemukan bengkel, Angel pun menunggu tukang tambal ban untuk menambal, sekitar 15 menit sepedah Angel sudah di tambal, mereka berdua pun kembali berjalan tanpa menaiki sepedah karena jalan searah, saat tengah jalan preman datang tiba tiba. Preman itu berjumlah 3 orang.
"Eh kalian berdua pilih nyawa atau harta" ucap Preman dengan garang
"Lu bertiga lawan gue" ucap Kevin dengan berani
"Apa nggak berbahaya Kevin" ucap Angel
"Nggak kamu, tunggu di belakang aku saja, jangan mendekat" ucap Kevin
Satu persatu Preman maju melawan Kevin. Tetapi Kevin pintar menghindar dan menunjukan bela diri yang Kevin bisa, hingga ke tiga Preman itu kalah, Kevin pun mendekati Angel.
"Nggak ada yang luka kan kamu" ucap Kevin
"Nggak, tapi kamu babak belur" ucap Angel
"Nggak apa apa, untuk melindungimu memang jalan ini banyak preman, walaupun ini jalan pintas agar cepat ke daerah rumahku dan rumahmu" ucap Kevin
Mereka berdua meneruskan jalan menuntun sepedah, entah kenapa Kevin merasakan pusing di kepalanya yang sempat berhenti berjalan, Angel yang mendahului tak tahu, saat Kevin di ajak untuk mengobrol. Angel melihat Kevin merunduk, tangan kanan Kevin menyentuhkan kepala yang pusing. Angel pun mendekati Kevin.
"Kamu kenapa ?" Angel bertanya
"Eh, aku nggak apa apa ayo kita teruskan jalannya" ucap Kevin
"Yakin kamu nggak apa apa" ucap Angel
"Nggak apa apa" ucap Kevin
"Ini pasti mulai reaksi lagi" ucap Kevin di dalam hati
Mereka berdua meneruskan jalan menuntun sepedahnya kembali, Kevin sudah mengantarkan Angel sampai rumah hingga bertemu Ayah Angel. Angel masuk ke dalam rumah, Kevin di tanya oleh Ayah Angel.
"Kamu siapanya Angel" Pak Dio bertanya
"Saya kakak kelasnya Angel, sepupu Della (Teman Angel), saya tadi kebetulan jalan pulangnya searah aku antar Angel, walau tadi ada preman aku melindungi Angel" ucap Kevin
"Kamu bukan pacar Angel kan" ucap Pak Dio
"Bukan" ucap Kevin
"Kamu paman lihat kamu baik, kalau kamu menjadi pacar Angel, kamu jangan bikin dia sakit hati ya, dia orangnya sekali di sakiti langsung menangis terus menerus, dan dia suka galau" ucap Pak Dio
"Ya paman" ucap Pak Dio
Di sela sela pembicaraan, Kevin merasakan hidungnya mimisan, Kevin pun membersihkan hidugnya dengan tisu.
"Mimisan" ucap Pak Dio
"Paman, tolong ya jangan beritahu Angel. Aku ini orangnya kadang kadang mimisan, Paman aku suka sama Angel, karena dia baik, apa aku boleh" ucap Kevin
"Saya sih boleh, tergantung Angel. Iya paman akan rahasiakan, tapi kamu nggak apa apakan" ucap Pak Dio
"Saya hanya mimisan biasa kok. Paman sekarang saya mau pulang sudah sore, saya pulang dulu ya Paman" ucap Kevin
"Iya nak Kevin" ucap Pak Dio
Bersambung
Angel, Della, Kevin
Naomi, Rina, Lina (Geng The Chantiks)
Pak Dio (Orang Tua Angel)
bagi ada yang suka silahkan koment ya :-)
BalasHapus